.

Saturday, November 9, 2013

Nyoba

Pemberdayaan Perempuan Dec 29, 2009 in ESSAY [pic]Dilaksanakannya otonomi daerah sejak tahun 1999 tidak selalu membawa dampak positif bagi upaya mengatasi diskriminasi terhadap perempuan. Paling tidak ada tiga catatan menyangkut dampak otonomi daerah terhadap perempuan. Diantaranya, yaitu. Catatan pertama, kecenderungan menguatnya politik identitas, politisasi agama, dan revitalisasi adat yang bernuansa pembatasan peran publik perempuan. Kedua, otonomi daerah tidak serta-merta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Alokasi APBD lebih banyak untuk biaya operating expense daripada kesejahteraan masyarakat. Ketiga, partisipasi aktif perempuan dalam pembuatan kebijakan masih minim, keterwakilan perempuan dalam institusi pengambilan keputusan turun signifikan, dan kepemimpinan perempuan sebagai pemimpin daerah di tingkat lokal jumlahnya nyaris tidak ada. Semua catatan ini adalah ironi, tetapi kurang dihiraukan oleh conservation of parity pengambil keputusan. Menganggap peran perempua n sangatlah minim.
Ordercustompaper.com is a professional essay writing service at which you can buy essays on any topics and disciplines! All custom essays are written by professional writers!
Organisasi perempuan di tingkat daerah menyikapi dan mencari terobosan strategis disampaikan secara mengesankan pada pertemuan evaluasi program yang dilaksanakan The Asia Foundation bekerja sama dengan The Royal Netherland Embassy oleh 12 organisasi perempuan di daerah, yaitu Limpapeh (Sumatera Barat), PKBH (Bengkulu), Cetro, LPP (Bone), Piar (NTT), IHAP (Yogyakarta), WCC Bengkulu, WCC Balqis (Cirebon), LBH Apik Makassar, Samitra Abhaya Surabaya, PWNA Jawa Timur, dan Pesada (Sumatera Utara). Ke-12 organisasi tersebut mempunyai latar belakang beragam, baik yang berbasis gerakan rakyat maupun organi sasi yang bergerak dalam riset/advokasi kebi! jakan, serta organisasi yang bergiat dalam pendampingan dan pelayanan bagi perempuan korban kekerasan. Tiga penyebab Ada tiga penyebab utama diskriminasi terhadap perempuan, yaitu yang sifatnya kultural (adat, reinterpretasi agama), sistemik (persoalan institusi pengambilan kebijakan yang tidak responsif), dan kombinasi faktor kultural dan sistemik. Program...If you requisite to get a full essay, lay it on our website: OrderCustomPaper.com

If you want to get a full essay, visit our page: write my paper

No comments:

Post a Comment